Showing posts with label desain. Show all posts
Showing posts with label desain. Show all posts

2016/02/26

Kita semua sering mendengar istilah "a picture is worth a thousand words" atau sebuah gambar bernilai seribu kata, hal ini benar adanya, Tidak ada cara untuk menghitung berapa banyak kita belajar melalui gambar. Komunikasi selalu mempunyai peran penting untuk seni. Sebelum surat diciptakan, komunikasi terdiri dari simbol-simbol bergambar yang sederhana. Sekarang ini, gambar dapat berfungsi sebagai semacam bahasa internasional. Sebuah gambar dapat dipahami ketika kata-kata susah dimengerti untuk orang asing atau buta huruf. Misalnya, ketika di Jerman, kita tidak perlu memahami bahasa Jerman untuk segera mengerti pesan toilet untuk laki-laki atau perempuan.

Seni sebagai Komunikasi
Dalam seni, seperti dalam komunikasi, artis atau desainer berusaha mengatakan sesuatu bagi pemirsa. Dalam seni, tidak hanya menarik secara visual tetapi juga mengomunikasikan suatu ide dari si artis atau desainer. Semua unsur seni dapat digunakan dalam komunikasi. Garis abstrak, warna, dan bentuk bisa sangat efektif mengekspresikan ide atau perasaan. Seringkali komunikasi dicapai melalui simbol-simbol, gambar - gambar yang menyiratkan suatu tema atau pesan kepada pemirsa. Kecerdikan imajinasi kreatif yang dilakukan dalam memilih gambar merupakan faktor penting dalam keberhasilan suatu karya seni. Karya yang bagus dapat menunjukkan bahwa kata-kata tidak terlalu diperlukan untuk komunikasi.

Proses Kreatif
Solusi desain yang sukses adalah karena adanya ide - ide yang baik. Banyak orang bertanya - tanya, bagaimana caranya mendapatkan ide. Hampir semua orang mengalami hal ini dari waktu ke waktu. Bahkan seorang seniman profesional pun dapat menatap kanvas kosong dan seorang penulis sukses terpaku pada di secarik kertas kosong. Suatu ide dalam seni dapat berupa berbagai bentuk, bervariasi mulai dari efek visual yang spesifik hingga pesan yang jelas dari sebuah komunikasi intelektual. Ide ini juga mencakup bentuk dan isi.

Suatu hal yang meragukan apabila seseorang dapat benar - benar menjelaskan secara tepat mengapa atau bagaimana kita dapat menemukan ide untuk sesuatu yang kita sudah bingung memikirkannya. Ide - ide tersebut bisa muncul ketika kita berada di kamar mandi, memotong rumput, mencuci mobil atau banyak lagi situasi lain yang sepertinya menurut kita tidak mungkin untuk mendapatkan sebuah ide. Tetapi kita tidak perlu mengkhawatirkan ide atau solusi yang datang secara tiba-tiba tersebut. Ide - ide akan datang terus kepada kita, tetapi bagaimana jika kita dibatasi oleh tenggat waktu? Apa yang bisa kita lakukan secara sadar untuk merangsang suatu proses kreatif? Aktivitas apa saja yang dapat dilakukan untuk mendorong kemungkinan munculnya solusi atau ide dengan sendirinya? Media dan pesan dapat sangat bervariasi, namun pada dasarnya ada tiga kegiatan yang sebaiknya kita lakukan, yaitu:

Tinking (Berpikir)
Looking (Melihat)
Doing (Melakukan)

Ketiga hal tersebut adalah langkah - langkah yang tidak berurutan dan tentu saja tidak ada prosedur yang pasti. Hal tersebut tumpang tindih dan dapat dilakukan hampir bersamaan atau bisa juga loncat bolak - balik dari yang satu ke yang lainnya (ketiga hal tersebut akan dibahas pada pos selanjutnya). Tetapi walaupun begitu, satu hal yang pasti momen "mendapatkan pencerahan" tersebut jarang terjadi apabila kita tidak menginvestasikan energi ke dalam masalah yang dihadapi. Louis Pasteur pernah mengatakan, "chance favors the prepared mind" yang maksudnya kira-kira kesempatan datang kepada pikiran yang sudah disiapkan sebelumnya, pelukis Chuck Close mengatakan "Inspiration is for amateurs. The rest of us get to work."

Referensi : Design Basic oleh David A. Lauer / Stephen Pentak.
Kartun dari http://www.murraythenut.com/2010/03/30/the-creative-process-2_2/ 

2016/01/14

Pengertian Desain
Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata desain? Apakah Anda mengaitkannya dengan fashion, grafik, furniture, atau otomotif? Desain mempunyai arti yang lebih universal daripada aplikasi komersial yang mungkin terpikir pertama kali oleh Anda. Dalam kamus desain sinonim dengan rencana (plan), mendesain berarti sama dengan merencanakan atau mengatur. Desain masuk ke dalam berbagai disiplin ilmu seni mulai dari melukis, menggambar sampai seni patung, fotografi, dan media berbasis waktu seperti film, video, komputer grafis, dan animasi, termasuk juga kerajinan seperti keramik, teksstil dan kaca hias. Arsitektur, arsitektur landscape dan perencanaan tata kota juga mengaplikasikan prinsip desain visual. Masih banyak lagi bidang-bidang yang menggunakan desain di dunia ini yang tidak dapat dituliskan di sini. 

Organisasi Visual
Desain pada dasarnya lawan kata dari kebetulan atau coba-coba. Dalam percakaapan sehari-hari, ketika kita bilang "hal ini terjadi karena desain" yang kita maksud bahwa hal itu sudah direncanakan, bukan terjadi karena kebetulan belaka. Di semua bidang pekerjaan ada perencanaan, artis atau desainer merencanakan elemen-elemen untuk membentuk suatu bentuk visual. Tergantung kondisi di lapangan, elemen-elemen ini sangat bervariasi. Apapun elemennya, hasilnya selalu  sebuah organisasi visual. Seni, seperti juga karir dan pekerjaan lainnya, berkaitan dengan mencari jawaban dari suatu masalah. Dalam seni, pencarian solusi visual ini sering kita sebut dengan proses desain.

Pemecahan Masalah Kreatif
Seni disebut bidang kreatif karena dalam bidang ini tidak ada jawaban yang benar untuk menjawab suatu masalah. Variasi yang tidak terbatas dari interpretasi seseorang dan pengaplikasian dimungkinkan terjadi. Masalah dalam seni bervariasi dari yang simple sampai yang kompleks, pelukis atau pematung independen biasanya menciptakan sendiri "masalah" itu atau menjelajahi keinginan mereka. Seorang artis dapat memilih untuk mempersempit atau memperlebar ruang lingkup masalah sesuai dengan keinginan mereka. Beda lagi dengan arsitek atau desainer grafik / indutrial yang biasanya diberikan suatu masalah, seringkali dengan opsi yang spesifik dan batasan yang jelas. Tetapi walau begitu, semua masalah seni atau visual mempunyai tujuan yang sama yaitu solusi kreatif atau pemecahan masalah kreatif.

Seni versus Desain


Aspek kreatif dari seni juga termasuk istilah yang sering kita dengar, "tidak ada peraturan dalam seni". Hal ini benar, dalam memecahkan masalah secara visual, tidak ada batasan atau petunjuk apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Mengingat objektif yang bervariasi dari seni visual dari zaman ke zaman, hukum yang absolut adalah tidak mungkin. Tetapi jika istilah "no rules" diartikan bahwa semua desain sama dan secara visual berhasil atau bagus, hal itu tidak benar. Praktek artistik dan kriteria-kriteria tertentu telah dikembangkan dari karya-karya yang sukses, yang seorang seniman maupun desainer harus sadari. Dengan demikian, pedoman (bukan aturan) itu ada yang biasanya akan membantu dalam penciptaan desain yang sukses. Pedoman ini tentu tidak berarti seorang artis dibatasi oleh solusi spesifik tertentu.

Bentuk dan Isi
Pada dasarnya seni terdiri dari dua unsur yang saling melengkapi, yaitu bentuk dan isi. Bentuk adalah murni aspek visual, manipulasi dari berbagai macam elemen dan prinsip desain. Isi lebih menekankan ke hal materi, cerita atau informasi yang dikomunikasikan kepada kita dari sebuah karya seni. Isi adalah apa yang artis ingin sampaikan, bentuk aadalah bagaimana mereka menyampaikannya.

Kadang-kadang tujuan dari karya seni atau desain adalah murni estetika. Misalnya, perhiasan dimana satu-satunya "masalah" adalah menciptakan kepuasan visual. Seni adalah dan selalu menjadi sarana komunikasi visual.

Referensi : Design Basic oleh David A. Lauer / Stephen Pentak.
Gambar komik karya Jerry King (sumber : http://www.webdesignerdepot.com/2016/01/comics-of-the-week-321/)